TNI-Polri

Aipda Lalu Romi H. Anggota Sat Brimobda NTB Putra NTB bertugas sebagai Pasukan Perdamaian di Afrika Tengah

Seputarntb.com – Sebanyak 3 personil dari Polda NTB turut berkontribusi dalam misi Perdamaian Dunia.Ke-3 personil tersebut dikirim untuk bertugas memperkuat misi Perdamaian Dunia Pasukan Garuda Bhayangkara FPU (Formed Police Unit) 3 MINUSCA (United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission In The Central African Republic) Indonesia di Bangui Afrika Tengah.

Salah satu di antaranya adalah Putra asal Praya Lombok Tengah yaitu Aipda Lalu Romi H. Putra dari pasangan Lalu Darwati (alm) dan ibu Baiq Mariatun, istri Baiq Desiana Indriani, memiliki 3 orang anak yang ke semuanya tinggal di Kampung Srigangga Kelurahan Tiwugalih Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Aipda Romi menceritakan, bagaimana awal mulanya bisa dikirim  bertugas dalam misi tersebut. Diawali dengan proses seleksi ketat pada tahun 2020 yang dilaksanakan di Mabes Polri (Baggassus SSDM Polri) selama lebih kurang 1 bulan.

Bersaing dengan anggota Personil Polri seluruh Indonesia dimana tahapan seleksi dimulai dari administrasi, tes kesehatan, jasmani, psikologi, menembak, mengemudi, kemampuan komputer dan Bahasa Inggris. “Alhamdulillah saya lulus,” ungkapnya via WhatsApp, Rabu 18/5/2022.

BACA JUGA :  Perkuat Sinergitas, Ponpes Al-Ishlahuddiny Kediri Mendapat Kunjungan Danrem 162/WB

Setelah dinyatakan lulus, dilanjutkan dengan Latihan Pra Tugas (Latpragas) di Serpong Tangerang Selatan Banten (Pusat Latihan Misi Perdamaian Dunia) yang diselenggarakan langsung oleh Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri selama 6 bulan (April – September 2021).

“Disana kami diberikan pelatihan dan pengetahuan baik secara teori maupun praktik tentang tugas pokok dalam melaksanakan Misi Perdamaian Dunia, seperti latihan Escort (pengawalan VVIP), Riot Control (penanganan demonstrasi), CQB (pertempuran jarak dekat/dalam ruangan), Urban Warfare (perang kota), Jungle Warfare (perang hutan), Pengamanan Markas Komando, Patroli, Beladiri dan Menembak. Selain itu juga dibekali kemampuan bahasa Inggris, Perancis, serta pengetahuan dasar wilayah Afrika Tengah, latar belakang konflik bersenjata maupun budaya dan sosial disana,” terangnya.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button