Opini

Pemimpin Ber-ide dan Beretika

Oleh : M. Taufik Setiaji Yunda *) 

Pemuda dan mahasiswa adalah aset yang dimiliki oleh sebuah bangsa, kedua hal tersebut tentu hal yang berbeda. Namun menjadi pemuda yang sekaligus menyandang sebagai mahasiswa merupakan hal yang patut disyukuri. Oleh karenanya, mahasiswa harus berperan aktif sebagaimana peran dan fungsinya untuk kesejahteraan dalam sebuah bangsa.

Sebagai aktivis kampus di Universitas Gunung Rinjani dan sebagai orang akademis (people oriented), tentu budaya membaca, menulis dan berdiskusi harus ditingkatkan untuk investasi masa depan sebagai bekal dalam mempersiapkan diri menjadi seorang pemimpin. Oleh karenanya, dalam kitab suci Al-Qur’an (Islam) menerangkan bahwa manusia sebagai pemimpin (Khalifah) di muka bumi. Apabila di kaitkan dengan sebuah teori kepemimpinan yang di cetuskan oleh Thomas Carlyle dalam teorinya “the great man theory” menerangkan bahwa pemimpin itu dilahirkan, dikarenakan manusia sejak dilahirkan mempunyai kemampuan yang melekat pada diri pribadi.

BACA JUGA :  Mencintai Wanita yang Sudah Bersuami, Salahkah?

Menjadi seorang pemimpin diperlukan suatu proses yang mengarah pada terbentuknya manusia yang memfungsikan diri seutuhnya. Untuk mencapai ke arah kesempurnaan tersebut dibutuhkan dengan mengisi kehidupan.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button