Menu

Mode Gelap
 

NTB · 10 Okt 2021 20:07 WITA ·

PON XX Papua 2021: Voli Pasir Putri Pertahankan Tradisi Emas NTB


 Foto : Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengalungkan medali emas kepada pasangan NTB-1 Alyssa Mutakhara dan Desi Ratnasari Perbesar

Foto : Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengalungkan medali emas kepada pasangan NTB-1 Alyssa Mutakhara dan Desi Ratnasari

Seputarntb.com – Tim Nusa Tenggara Barat (NTB)-1 mempertahankan tradisi medali emas cabang olahraga voli pasir putri setelah menang atas tim Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)-1 pada partai final PON XX Papua di GOR Koya Koso, Kota Jayapura, Minggu sore WIT.

Pasangan Alyssa Mutakhara dan Desi Ratnasari harus menuntaskan pertandingan dengan tiga set untuk meredam ambisi duet DIY-1 Yokebed Purari Eka Setyaningrum-Maria Dwiningtyas dengan skor 21-17, 17-21, 15-13.

“Syukurlah kami kembali meraih emas pada ajang PON. Sebelumnya memang sudah kami prediksi, apalagi persiapan tim empat tahun,” ujar pelatih voli pasir putri NTB Agus Salim ditemui usai pertandingan.

Tradisi medali emas voli pasir putri tetap dipertahankan tiga beruntun sejak edisi PON 2012 di Riau, kemudian berlanjut di PON 2016 di Jawa Barat, dan kali ini di Bumi Cendrawasih.

Pada pertandingan yang disaksikan ratusan penonton itu, pasangan Allysa/Desi sempat tampil dominan di set perdana. Mereka kerap unggul sejak awal-awal, keduanya mengunci keunggulan dengan skor 21-17.

Namun, pada set kedua, pasangan Yokebed/Maria bangkit dan berbalik mengendalikan permainan. Tim DIY-1 menang 21-17 dan memaksa lawannya memainkan set penentuan.

Di set penentuan, pertandingan semakin tegang dan beberapa kali terjadi perolehan angka sama. Pasangan NTB-1 sempat menjauh pada raihan angka 11-7.

Namun, DIY-2 tidak tinggal diam dan mengejar hingga skor kembali sama 11-11. Berkat ketenangan dan pengalaman, pasangan NTB-1 kembali memimpin 14-11.

Ketika membutuhkan satu angka terakhir, justru Allysa/Desi membuat kesalahan beruntun yang membuat lawannya mendapat tambahan dua angka.

Saat skor 14-13, pasangan Allysa/Desi berusaha fokus dan akhirnya bisa memastikan kemenangan 15-13 untuk membawa pulang medali emas.

“Secara keseluruhan di final tadi, anak-anak sempat kelelahan setelah lawan Jatim-1 di semifinal. Kami bermain strategi dan hasilnya maksimal,” kata Agus Salim.

Sementara itu, saat upacara penghormatan pemenang, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengalungkan medali emas kepada pasangan NTB-1, kemudian Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X menyematkan medali perak kepada duet DIY-1.

Sedangkan medali perunggu dikalungkan oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Eko Rudi Sudarto kepada tim Jatim-1.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Pemkot Mataram Meminta Proyek Galian Pipa PDAM Selesai Sebelum WSBK

20 Oktober 2021 - 22:10 WITA

WorldSBK Pacu Mandalika Jadi Pusat Kegiatan Otomotif Nasional

20 Oktober 2021 - 22:04 WITA

Tiket World Superbike Championship Bisa Dibeli Pekan Depan

20 Oktober 2021 - 21:58 WITA

KMP Wicitra Dharma Kandas Akibat Mati Mesin di Perairan Lombok

19 Oktober 2021 - 21:50 WITA

Laskar NTB Ungkap Dugaan Mafia Tanah di Gili Trawangan

16 Oktober 2021 - 22:13 WITA

Sambut WSBK Mandalika,Fraksi PKB Minta Pemda Siapkan Isolasi Terpusat

15 Oktober 2021 - 11:22 WITA

Trending di NTB