NTB

Polres Sumbawa Gelar Rakor Kesiapan Pengamanan MXGP di Sumbawa

Seputarntb.com – Polres Sumbawa menggelar rapat koordinasi(Rakor)  persiapan event internasional Motocross MXGP, Kamis (10/02/22) kemarin di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polres Sumbawa. Rakor ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan MXGP yang akan dilaksanakan 26 Juni mendatang di Kawasan Samota, Sumbawa.

Dalam rapat tersebut, Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho, .S.IK, memaparkan, melalui rapat koordinasi ini diharapkan mendapatkan gambaran terkait dengan persiapan pelaksanaan MXGP. Di mana, jika dilihat dari pelaksanaan WSBK di Loteng kemarin masih banyak kendala dalam penyelenggaraannya, maka, semua pihak sepakat untuk mensukseskan event yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa ini.

“Secara umum situasi Kabupaten Sumbawa lanjut Kapolres, bidang politik sudah mulai memanas khususnya dalam internal parpol menjelang pemilu 2024 dan pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2022, hal tersebut jangan sampai menjadi kendala dalam pelaksanaan event  MXGP” ungkap AKBP Esty Setyo Nugroho, .S.IK. pada siaran pers jum’at (11/2/22) pagi ini.

Kemudian di bidang ekonomi, saat ini dimana infrastruktur dan kurangnya lapangan pekerjaan, dimana rata rata masyarakat kita berprofesi sebagai petani juga akan menjadi kendala, serta belum adanya stabilitas harga jagung saat ini.

“dimana kalau kita lihat komoditi jagung di wilayah kita akan melimpah ruah hal tersebut di lihat dari pelaksanaan  panen raya diperkirakan pada bulan april mei juni yang juga akan menjadi salah satu ptensi yang perlu mendapat perhatian kita bersama,” ujarnya.

BACA JUGA :  Sukseskan Presidensi G-20 dan Pemilu 2024 Berkualitas, Polda Bali Jalin Sinergitas dengan Tokoh Agama Islam

Selanjutnya,  dalam bidang sosial budaya juga kebiasaan masyarakat kabupaten Sumbawa yang notabene sering membawa sajam akan menjadi salah satu ancaman dan konflik sosial  seperti konflik SARA yang pernah terjadi di Kabupaten Sumbawa. Tawuran antar kelompok serta ancaman dari kelompok radikal perlu kita antisipasi mengingat beberapa kejadian teror yang terjadi di beberapa wilayah dimana pelaku berasal dari luar Kabupaten Sumbawa

“Perlu juga diantisipasi dalam bidang keamanan seperti 3C, Kegiatan balapan liar, aksi Unjuk rasa dari beberapa LSM dan OKP ( Organisasi Kemahasiswaan Pemuda) terkait dengan pelaksanaan MXGP ini,” ungkapnya.

Terkait dengan pengamanan saat ini, personil Polres Sumbawa berjumlah sekitar 700 orang dimana Polres akan membutuhkan tambahan kekuatan atau BKO dari Polres tetangga maupun Polda NTB, serta bantuan personil dari Kodim 1607/Sumbawa.

“Kabupaten Sumbawa  menjadi tuan rumah dalam pelaksanaannya MXGP, tentu pengamanan VIP sangat perlu kita lakukan dengan  pola pengamanan dimulai dari pengamanan orang, benda , tempat-tempat dan Kegiatan itu sendiri,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button