Menu

Mode Gelap
 

NTB · 23 Sep 2021 22:07 WITA ·

Pembangunan Rusunawa Nelayan Capai 61 Persen


 Pembangunan Rusunawa Nelayan Capai 61 Persen Perbesar

Mataram, Seputarntb.com – Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, realisasi pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) nelayan di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan sudah mencapai 61 persen.

“Untuk konstruksi bangunan inti sampai ke lantai tiga dan pemasangan atap sudah rampung,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram M Nazaruddin Fikri di Mataram, Kamis.

Sementara sisanya, sedang dilakukan kegiatan penataan taman serta penataan bagian dalam setiap kamar di rusunawa.

Untuk penataan taman dikerjakan urugan tanah  agar lebih tinggi pada bagian utara, selain itu pemasangan batu kali di sekitar rusunawa.

“Sedangkan untuk penataan bagian dalam kamar rusunawa dikerjakan pengecatan dasar dan pemasangan plafon gypsum pada lantai 1-2,” katanya.

Menurutnya, realisasi pembangunan rusunawa tersebut sesuai dengan target berjalan, sehingga diharapkan bisa rampung 100 persen pada akhir November 2021.

“Rusunawa nelayan Bintaro ini, akan dilengkapi dengan mebel antara lain, lemari, kursi dan tempat tidur. Jadi, warga yang akan tinggal di Rusunawa Bintaro tinggal membawa pakaian dan perabot rumah tangga,” katanya.

Rusunawa Bintaro dibangun dengan anggaran Rp19,986 miliar bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, di atas total lahan yang disiapkan 2,1 hektar untuk perencanaan tiga “twin block”.

Tujuannya, agar semua nelayan yang berada di sempadan pantai dan nelayan di hunian sementara (huntara) bisa terakomodasi.

Karena itu, pembangunan rusunawa nelayan saat ini merupakan pembangunan tahap pertama berupa satu “twin block” atau dua blok, dengan bentuk fisik tiga lantai, dengan 44 kamar tipe 36 dengan fasilitas 2 kamar tidur, satu kamar tamu, satu dapur dan satu kamar mandi.

“Untuk calon penghuni, akan kita serahkan ke pengelola rusunawa sebelumnya. Pastinya, bagi penghuni lansia dan difabel diprioritaskan dapat kamar pada lantai satu,” kata Fikri.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Pemkot Mataram Meminta Proyek Galian Pipa PDAM Selesai Sebelum WSBK

20 Oktober 2021 - 22:10 WITA

KMP Wicitra Dharma Kandas Akibat Mati Mesin di Perairan Lombok

19 Oktober 2021 - 21:50 WITA

Laskar NTB Ungkap Dugaan Mafia Tanah di Gili Trawangan

16 Oktober 2021 - 22:13 WITA

Sambut WSBK Mandalika,Fraksi PKB Minta Pemda Siapkan Isolasi Terpusat

15 Oktober 2021 - 11:22 WITA

Hari Terakhir PON XX Papua, NTB Raih 1 Emas dan 1 Perak

14 Oktober 2021 - 21:26 WITA

Hari Ini,NTB Dapat 3 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu

13 Oktober 2021 - 20:01 WITA

Trending di NTB