Menu

Mode Gelap
 

Mataram · 10 Sep 2021 07:03 WITA ·

Puluhan Warga Terkurung di Sirkuit Mandalika, LOGIS Desak Bram Subiandoro Dipecat


 Kredit foto : Pembangunan lintasan sirkuit pada proyek Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Perbesar

Kredit foto : Pembangunan lintasan sirkuit pada proyek Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Mataram, Seputarntb.com – Tuntasnya pengaspalan sirkuit utama Mandalika, tepat 17 Agustus 2021 menjadi kado manis untuk HUT RI ke 76. Tapi, ini menjadi buah pahit bagi sedikitnya 79 kepala keluarga yang hingga kini masih mendiami lahan yang dipertahankan sebagai milik mereka di dalam kawasan lintasan sirkuit berkelas internasional tersebut.

Fakta masih ada masalah serius terkait lahan sirkuit Mandalika ini mencuat setelah sejumlah warga buka suara. Mereka adalah warga di Dusun Ebunut, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

“Kami kurang lebih sudah dua bulan mulai sulit keluar masuk. Kami terkurung di sini,” kata salah seorang warga bernama Damar.

Akses pendidikan dan kesehatan praktis terhalang lintasan sirkuit yang selalu ketat dijaga petugas keamanan ITDC.

Lembaga Kajian Sosial dan Politik NTB, Lombok Global Institute (LOGIS) menilai masalah ini sangat serius dan harus disikapi dengan baik. Baik oleh pemerintah maupun oleh pihak ITDC selaku pengelola kawasan.

Direktur LOGIS, M Fihiruddin menegaskan, selama ini publik dan pejabat Jakarta mengetahui bahwa masalah lahan Mandalika sudah tuntas. Hal ini akibat dugaan ada fakta-fakta yang ditutupi oleh ITDC dalam laporan mereka ke Jakarta.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Pengadaan Benih Jagung Bima Tak Sesuai Usulan Petani, LOGIS Minta Atensi APH

10 September 2021 - 06:59 WITA

Trending di Mataram