EkbisNTB

Kenaikan Tarif Penyeberangan Kayangan – Poto Tano Akhirnya Ditunda

Seputarntb.com – Para pihak akhirnya bersepakat setelah melakukan musyawarah. Rencana kenaikan tarif penyeberangan selat sape yang menghubungkan Pulau Lombok dari Pelabuhan Kayangan Lombok Timur dan Pulau Sumbawa dari Pelabuhan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat ditunda.

Padahal, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah telah menandatangani surat keputusan Gubernur NTB Nomor 550-776 Tahun 2021 dan Keputusan Direksi PT. ASDP IF (Persero) Nomor KD.130/OP.404/ASDP-2021 Tentang Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Kayangan – Poto Tano di Provinsi NTB. Penyesuaian tarif ferry kenaikannya 15 persen. dan seyogyanya akan berlaku 1 Januari 2022.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi NTB, Junaidi Kasum yang menolak keras rencana kenaikan tarif penyeberangan Kayangan – Poto Tano ini lantaran kondisi ekonomi belum memungkinkan karena pandemi COVID-19. Dan tidak diputuskan berdasarkan musyawarah mufakat dan kesepakatan bersama.

Jumat, 31 Desember 2021, Pemerintah Provinsi NTB bersama Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP), Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap), Organda, dan para pihak lainnya duduk bersama di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi NTB. pertemuan ini dipimpin langsung Asisten II Setda NTB, Muh. Husni, dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, H.L. Moh. Faozal.

BACA JUGA :  Bank NTB Syariah Gelar Expo Perumahan dan Bazar Murah

Muh.Husni mewakili Gubernur NTB mengatakan bahwa penundaan penyesuaian tarif ini dipilih untuk rembuk kembali terhadap regulasi Peraturan Menteri Perhubungan yang mengatur tentang Penyesuaian Tarif.

“Dalam usulan penyesuaian (tarif) ini kan, asosiasi harus buat kajian. Nah ketika membuat kajian maka asosiasi melibatkan dua komponen, salah satunya itu perwakilan dari konsumen pengguna dalam hal ini diwakili oleh Organda,” ujarnya.

Oleh karenanya kedepan pihaknya akan terus berkomunikasi dan lakukan pertemuan dengan semua instansi dan organisasi terkait untuk bisa memenuhi mekanisme yang diatur dalam regulasi untuk penyesuaian tarif.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button