Menu

Mode Gelap
 

Ekbis · 12 Okt 2021 22:36 WITA ·

Investasi Rp391 M, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Pulau Lombok


 Investasi Rp391 M, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Pulau Lombok Perbesar

Seputarntb.com – PT PLN (Persero) terus berkomitmen untuk mendukung perhelatan akbar di Kawasan Ekonomi Mandalika dengan memberikan pasokan energi listrik yang andal.

Guna memastikan hal tersebut, PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berhasil melakukan pemberian tegangan penuh pada GIS (Gas Insulated Switchgear) Lombok Peaker, Sistem Saluran Kabel Bawah Tanah 150 kV Ampenan – Switching Mataram, Gardu Induk Switching Mataram, Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV Mataram Incomer dan Gardu Induk Mataram yang berkapasitas 60 MVA.

“Total investasi yang dikeluarkan oleh PLN adalah sebesar 391 Milyar untuk merealisasikan keseluruhan proyek. Selain untuk persiapan event internasional, tentunya untuk menjaga kualitas pelayanan PLN kepada masyarakat”, ujar General Manager UIP Nusra, Josua Simanungkalit.

Dijelaskan, proses pemberian tegangan dilakukan mengoperasikan secara penuh beberapa sistem kelistrikan pada sistem Lombok. GIS Lombok Peaker dengan kapasitas 60 MVA yang berlokasi di Tanjung Karang ini menyalurkan energi listrik dari PLTMGU Lombok Peaker ke sistem Saluran Kabel Bawah Tanah (SKTT) sepanjang 11,2 kilometer sirkuit (kms) menuju ke Gardu Induk Switching Mataram  yang berlokasi di Desa Jatisela, Kecamatan Gunungsari, kemudian dari Gardu Induk Switching Mataram disalurkan lagi melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Mataram Incomer sepanjang 25,92 kilometer sirkuit (kms) dan berakhir di Gardu Induk Mataram yang berkapasitas 2×60 MVA yang berlokasi di Gerimax Mataram.

Josua menambahkan, PLN melakukan pembangunan jalur tol listrik Lombok sejak tahun 2008. Proses dimulai dari proses perizinan, survei lokasi tapak tower, sampling uji tanah, penyusunan desain gambar hingga pembebasan lahan tapak tower di sepanjang jalur ring pulau Lombok.

Dengan kondisi geografis yang beraneka ragam mulai tanah datar, perkebunan, pertanian, kawasan hutan, perbukitan, lembah, memberikan tantangan dalam pengerjaan pembangunan pondasi tapak tower, perakitan tower hingga pembebasan jalur kawat transmisi dan juga penarikan transmisinya sendiri.

“Proses penyelesaian pekerjaan ini menghadapi kendala yang tidak mudah, baik dari sisi teknis dan non teknis, apalagi situasi pandemi semenjak tahun lalu. Tim menghadapi kendala sosial yang tidak ringan manakala berhadapan langsung dengan masyarakat, tetapi dengan sinergi banyak pihak, maka seluruh tantangan tersebut dapat diselesaikan.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh stakeholder yang membantu kami dalam pelaksanaan proyek, hingga seluruh tahapan proses pembangunan ini dapat kami selesaikan”, tutup Josua. (Bayu)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Pemkot Mataram Meminta Proyek Galian Pipa PDAM Selesai Sebelum WSBK

20 Oktober 2021 - 22:10 WITA

Penyaluran Bantuan Tunai PKLW oleh Polda NTB Mencapai 143,4 Persen

20 Oktober 2021 - 21:47 WITA

KMP Wicitra Dharma Kandas Akibat Mati Mesin di Perairan Lombok

19 Oktober 2021 - 21:50 WITA

Laskar NTB Ungkap Dugaan Mafia Tanah di Gili Trawangan

16 Oktober 2021 - 22:13 WITA

Sambut WSBK Mandalika,Fraksi PKB Minta Pemda Siapkan Isolasi Terpusat

15 Oktober 2021 - 11:22 WITA

Hari Terakhir PON XX Papua, NTB Raih 1 Emas dan 1 Perak

14 Oktober 2021 - 21:26 WITA

Trending di NTB