Hukrim

Tukang Tagih Koperasi Diamankan Polisi, Diduga Aniaya Nasabah

Seputarntb.com – Seorang ibu rumah tangga, Misni (36) asal Dusun Dasan Baru, Desa Tanjung, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh MTB alias Rolan (30) – juru tagih (debt collector) pada salah satu Koperasi Simpan Pinjam. Pada video yang beredar, korban sempat adu mulut dengan pelaku, hingga pelaku memberi bogem mentah pada pipi kiri korban.

Kapolres Lombok Utara melalui Kasat Reskrim, AKP I Made Sukadana, SH., MH., dalam rilisnya mengatakan, Polres bergerak cepat mengamankan pelaku usai video dugaan penganiayaan beredar luas di masyarakat. Pihaknya berhasil mengamankan pelaku yang berasal dari Pondok Injong Dusun, Kelurahan Lasiana, Desa Lasiana Kecamatan Kelapa Lima, Kupang NTT, di lokasi persembunyian di BTN Sweta, Kelurahan Sandubaya, Kota Mataram.

Ia menerangkan, dugaan penganiayaan terjadi pada Senin, 7 Februari 2022 di kediaman korban. Sekitar pukul 10.30 Wita, perempuan asli Nganjuk, Banyuwangi, Jawa Timur itu, didatangi oleh Rolan yang mengaku bekerja di koperasi yang beralamatkan di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Korban ditagih oleh pelaku atas simpan pinjam dengan koperasi sebesar Rp1.000.000,-.

BACA JUGA :  Tunjukan Anak Panah di Medsos, Pelajar SMA di Kabupaten Dompu di Amankan Polisi

“Pada saat kedatangan pelaku, korban belum ada uang dikarenakan korban sedang sakit satu minggu dan tidak bisa bekerja. Pelaku tidak percaya dan berusaha masuk ke kamar korban,” ungkap Sukadana. Korban lantas meneriaki pelaku dan tidak mengizinkan pelaku masuk ke kamar korban. Cekcok pun terjadi antara keduanya. Hingga pada saat bersamaan, pelaku yang datang bersama satu orang temannya, memukul pipi kiri korban sebanyak dua kali hingga menyebabkan pipi korban memar.

“Kejadian tersebut direkam oleh anak korban dan menjadi viral di seluruh media sosial, menjadi trending topic di kalangan masyarakat se NTB yang mengakibatkan seluruh masyarakat NTB jadi geram dan marah,” terangnya. Sejak peristiwa itu, kepolisian bergerak dan dapat mengamankan pelaku pada Kamis, 10 Februari 2022 pukul 22.00 Wita. Pelaku digelandang ke Polres Lombok Utara berikut barang bukti hasil visum Et Repertum, serta sepeda motor tanpa identitas yang digunakan oleh pelaku dan temannya ke TKP.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button