Hukrim

Polda NTB Bantah Lepas Terduga Bandar Sabu Inisial NDJ Alias Mandari

Seputarntb.com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB, membantah telah membebaskan salah seorang terduga bandar sabu inisial NJD alias Mandari. Perempuan yang tertangkap pada salah satu hotel di Lombok Tengah (Loteng) tersebut, sudah berstatus tersangka dan ditahan selama empat bulan.

“Tetapi ketika perkaranya sampai habis masa penahanan belum P21, maka secara hukum saya harus mengeluarkan dia,” terang Dirresnarkoba Polda NTB, Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Raup,S.I.K.,M.H.,saat dikonfirmasi wartawan.

Ditegaskan Helmi, perempuan yang sudah lama menjadi target operasi polisi tersebut, ditangkap dan diproses langsung jajaran. Tetapi karena berkas perkara yang dilimpahkan tidak juga dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan, pihaknya tak bisa berbuat banyak. “Kenapa belum P21 jangan tanya saya. Karena yang punya kewenangan teman-teman dari kejaksaan. Tapi dicatat, saya tidak melepas Mandari,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Soal Kasus Amaq Sinta, Polda NTB minta Warga Mengerti tentang Proses Hukum

NDJ alias Mandari tertangkap pada Rabu 6 Januari 2021. Mulanya polisi hanya memburu SD, terduga pengedar yang diketahui berdasarkan hasil pengungkapan kasus di Abian Tubuh, Mataram. Karena kedapatan bersamaan, pun Mandari ini sudah menjadi target operasi polisi sebelumnya, mereka kemudian ditangkap karena diduga sindikat peredaran narkoba di Kota Mataram.

Meski telah berstatus tersangka dan berkas perkara dilimpahkan, namun karena tak juga dinyatakan lengkap oleh kejaksaan sampai batas waktu penahanan yang ditentukan, Mandari kemudian dikeluarkan dari ruang tahanan. (red)

Artikel Terkait

Back to top button