Hukrim

Minta Tanahnya Dikembalikan, Warga Batu Ampar Unjuk Rasa di Polres Buleleng

Seputarntb.com – Markas Polres Buleleng di Jl. Pramuka No 1, Singaraja didatangi oleh sejumlah warga dipimpin tokoh masyarakat Nyoman Tirtawan, Jumat siang (17/6/2022).

Warga melakukan orasi sambil membawa spanduk bertuliskan “Kembalikan Tanah Milik Warga Batu Ampar Sekarang Juga”, serta beberapa spanduk dengan nada protes lainnya atas dugaan perampasan tanah milik warga yang dilakukan oleh oknum Bupati Buleleng.

Alhasil beberapa orang perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Kompol I Gede Juli yang didampingi KBO Satreskrim Ipda Made Anayasa di Gedung Ananta Wijaya.

Kedatangan Tirtawan dan sekelompok warga bermaksud untuk meminta penjelasan tentang pengembangan dan penanganan laporan masyarakat kepada Polres Buleleng mengenai  “dugaan perampasan tanah milik 55 warga” yang berlokasi di Batu Ampar, Desa Pejarakan, dengan terlapor oknum Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

BACA JUGA :  Pembangunan Jalan di Wilayah Sekokat - Bawi Sumbawa Diduga Ada Penyelewengan Anggaran

Usai pertemuan tertutup dengan pejabat Polres Buleleng, Tirtawan menjelaskan kepada wartawan bahwa kehadirannya di Polres Buleleng meminta polisi segera menangkap terlapor oknum Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wakapolres yang betul-betul bijak menyikapi laporan kami.

Saya hanya menekankan kepada penyidik bahwa ke 55 warga; Rahman dan kawan-kawan yang memiliki bukti hak kepemilikan tanah diusir dari tanah yang dimilikinya, tanah tersebut ditembok sehingga mereka tidak bisa menanam ubi, jagung dan sayur untuk menghidupi keluarganya.

1 2 3 4Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button