Menu

Mode Gelap
 

Hukrim · 28 Sep 2021 05:47 WITA ·

Mantan Kepala UPT Asrama Haji Lombok Kembali Jadi Tersangka Korupsi


 Mantan Kepala UPT Asrama Haji Lombok Kembali Jadi Tersangka Korupsi Perbesar

Mataram, Seputarntb.com – Mantan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat, Abdurrazaq Al Fakhir kembali menjadi tersangka setelah sebelumnya menjadi terpidana dalam korupsi dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2019.

Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan di Mataram, Senin, mengatakan, Abdurrazak yang kini sedang menjalani pidananya di Lapas Mataram ini kembali menjadi tersangka korupsi dana rehabilitasi gedung tahun 2019.

“AAF (Abdulrazak Al Fakhir) ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara penyidikan,” kata Dedi.

Selain Abdurrazak, penyidik kejaksaan juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yakni dari pihak rekanan pelaksana pemenang tender, Direktur CV Kerta Agung berinisial DEK dan pelaksana pekerjaan berinisial WSB.

Salah satu alat bukti yang menguatkan ketiganya sebagai tersangka, jelas Dedi, temuan kerugian negara hasil penghitungan BPKP Perwakilan NTB dengan nilai Rp2,65 miliar.”Indikasinya (munculnya kerugian negara) karena kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan,” ujarnya.

Dalam rinciannya, muncul kerugian dari rehabilitasi gedung di UPT asrama haji sebesar Rp 1,17 miliar; rehabilitasi gedung hotel Rp373,11 juta; rehabilitasi Gedung Mina Rp235,95 juta.

Kemudian dari rehabilitasi Gedung Safwa Rp242,92 juta; rehabilitasi Gedung Arofah Rp290,6 juta, dan rehabilitasi gedung PIH sebesar Rp28,6 juta.

Asrama Haji Embarkasi Lombok pada tahun 2019, mendapatkan dana untuk rehabilitasi gedung. Proyek fisik itu pun sebelumnya menjadi temuan inspektorat dengan nilai kerugian Rp1,2 miliar. Angka kerugian itu muncul dari kelebihan pembayaran.

Namun hingga batas waktu toleransi pemulihan kerugian negara, tak kunjung adanya itikad pengembalian hingga akhirnya permasalahan ini berkasus di kejaksaan.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Propam Polda NTB Temukan Bukti Briptu A Melanggar Penanganan Unjuk Rasa

24 Oktober 2021 - 15:53 WITA

Korupsi Pengadaan Benih Jagung: Penggantian Benih Jagung Berjamur PT SAM Tanpa Dibekali Adendum Baru

22 Oktober 2021 - 13:10 WITA

Jajaran Polda NTB Ungkap 26 Kasus Perjudian Dalam Sepekan

21 Oktober 2021 - 20:51 WITA

Kejati NTB Tangani Laporan Dugaan Pungli Aset di Gili Trawangan

20 Oktober 2021 - 22:15 WITA

Polres Mataram Ungkap Kasus penipuan Bermodus Sewa Mobil untuk WSBK

19 Oktober 2021 - 21:55 WITA

Datangi Mapolda, Laskar NTB Ungkap Dugaan Praktik Mafia Pertanahan Gili Trawangan

18 Oktober 2021 - 21:44 WITA

Trending di Hukrim