Hukrim

Kejati NTB Naikkan Kasus KUR Tani Lombok Timur ke Tahap Penyidikan

Seputarntb.com – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) telah menaikan kasus dugaan korupsi dana kredit usaha rakyat (KUR) fiktif Bank BNI tahun 2020 untuk petani di Lombok Timur ke tahap penyidikan. Artinya, kejaksaan sedang memperkuat alat bukti untuk menetapkan tersangka.

Plh. Kasipenkum dan Humas Kejati NTB, mengatakan peningkatan tahap penanganan kasus tersebut berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi NTB Nomor : Print-01/N.2/Fd.1/02/2022 tertanggal 9 Februari 2022.

’’Kasus dana KUR tahun anggaran 2020 untuk petani di Lombok Timur sudah dinaikan ke tahap penyidikan,’’ ungkap Plh. Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB, Supardin dalam siaran pers pada Kamis (10/2/22) di Mataram.

Dia mengatakan, sejumlah pihak telah dimintai keterangan saat proses penyidikan berlangsung. Dalam waktu dekat, penyidik akan menjadwalkan pemeriksa saksi-saksi yang berkaitan dengan dana KUR Tani tahun anggaran 2020 tersebut.

BACA JUGA :  Resmi Dilantik, Pengurus FORMASTIM Berharap Pemuda dan Mahasiswa Kompak Membangun Lotim

’’Tersangkanya belum ada. Penyidik masih memperkuat alat bukti,’’ ungkapnya.

Kasus yang menimpa para petani di wilayah Lombok Timur bagian selatan ini sebelumnya ditangani Kejaksaan negeri Lombok Timur (Kejari Lotim). Pada tahun 2021 lalu, penanganan diambil alih Kejati NTB.

Kasus dugaan korupsi ini bermula pada bulan Agustus 2020. Ketika itu, dirjen salah satu kementerian melakukan pertemuan dengan para petani di wilayah selatan Lombok Timur. Dalam pertemuan itu, dirjen tersebut memberitahukan terkait adanya program KUR untuk para petani.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button