Hukrim

Kasus Empat Tersangka Penadah Sandal Jepit Dihentikan

Seputarntb.com – Jaksa Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum), Dr. Fadil Zumhana, menyetujui 19 dari 20 permohonan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif.

“Salah satu permohonan perkara yang dihentikan berdasarkan keadilan restoratif adalah, berkas perkara atas nama tersangka Muhammad Nazar bin Muslem, Aulia Fahnur bin Syamsuddin, Muslem bin A Majid dan Ridwan bin Ismail dari Kejaksaan Negeri Bireun yang disangka melanggar Pasal 480 Ayat (1) KUHP tentang Penadahan,” jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Dr. Ketut Sumedana, Selasa (12/4/2022).

Kronologis kejadian kasus ini bermula pada Sabtu, 1 Januari 2022 lalu, sekira pukul 04.00 WIB, saksi Ilham alias Mulan bin Ibrahim (penuntutan terpisah) melakukan pencurian barang-barang berupa 5 pasang sandal, 1 pasang sepatu, 1 buah tas jinjing dan kantong plastik di Toko milik Rahmat Maulana bin Nurdin.

Tersangka Aulia Fahnur bin Syamsudin, pada hari dan tanggal yang sama sekira pukul 07.00 WIB, didatangi oleh Ilham alias Mulan dan menawarkan kepada tersangka untuk membeli 1 pasang sandal merek Homme Paris warna hitam dan 1 pasang sandal merek Van Borton warna biru hitam dengan harga Rp. 100 ribu per pasang.

BACA JUGA :  Menteri BUMN Harus Pecat Dirut dan Komisaris ITDC serta MGPA : Antrian Panjang Tukar Tiket MotoGP Memalukan !

Setelah bernegosiasi tersangka membeli barang-barang tersebut dengan harga Rp. 50 ribu. Sedangkan tersangka mengetahui harga asli barang-barang tersebut apabila dibeli dibtoko seharga Rp.500 ribu dan tersangka juga mengetahui bahwa pekerjaan Ilham bukanlah seorang pedagang.

Tersangka Ridwan pada hari dan tanggal yang sama sekira pukul 08.00 WIB, didatangi oleh Ilham dan menawarkan kepada tersangka untuk membeli 1 pasang sandal merek yang sama dengan les warna hijau merah dan 1 pasang sepatu merek Hermes Paris warna coklat dengan harga Rp. 100 ribu per pasang. Setelah bernegosiasi tersangka membeli barang-barang tersebut dengan harga Rp. 50 ribu per pasang, sedangkan tersangka mengetahui harga asli barang-barang tersebut apabila dibeli di toko seharga Rp.500 ribu. Tersangka juga mengetahui bahwa pekerjaan Ilham bukanlah seorang pedagang.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button