Hukrim

ITDC Laporkan Warga ke Polisi

Seputarntb.com – Kasus pemagaran lahan oleh warga di kawasan Pantai Tanjung Aan, Dusun Ebangah, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Senin, 3 Januari 2022 berbuntut panjang. PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Toursim Development Corporation (ITDC) selaku pengelola kawasan, memutuskan menempuh upaya hukum. Dengan melaporkan warga yang melakukan pemagaran ke polisi.

“Menanggapi aksi pemagaran di lahan HPL nomor 49 milik ITDC, kami menyayangkan adanya aksi oleh pihak tidak bertanggung jawab ini dan telah melaporkan insiden ini kepada pihak berwajib,” sebut Corporate Communication Senior Manager ITDC, Esther Ginting, dalam keterangannya, Selasa, 4 Januari 2022.

Ia mengatakan, status lahan yang diklaim warga tersebut sudah bersertifikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Di mana ITDC memperoleh lahan tersebut dari proses pelepasan hak atas tanah eks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Dan, akan terus mempertahankan lahan tersebut.

BACA JUGA :  Pelaku Begal yang Beraksi di Pantai Suryawangi Berhasil ditangkap

“Dalam hal ini ITDC akan tetap mempertahankan hak-hak hukumnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mengingat bahwa ITDC telah memiliki sertifikat HPL yang sah diterbitkan oleh institusi yang berwenang dalam hal ini Badan Pertanahan Negara (BPN),” ujarnya.

Pun demikian, pihaknya juga tetap membuka dialog dengan semua pihak terkait. Untuk mencari dan menemukan titik temu atas permasalahan lahan yang terjadi. Guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari. “Kami meminta semua pihak agar menghormati hukum dan aturan yang berlaku serta menghindari tindakan-tindakan yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum dan merugikan kedua belah pihak,” tutupnya.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button