Hukrim

Diduga Sakit, Wisatawan asal Swiss Meninggal di Kamar Hotel

Seputarntb.com – Seorang wisatawan asal Swiss, Mr. Ferruccio Germano Franzosi (61), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kamar tempatnya menginap – Senggigi Home and Apartment, Dusun Setangi, Desa Malaka, kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Peristiwa itu terjadi Selasa, 4 Januari 2022.

Kepolisian Resort Lombok Utara, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan rilis Polres yang diterima koran ini menyebutkan, Mr. Ferruccio, didapat setelah kamar tempatnya menginap digeledah aparat Selasa pukul 09.00 Wita. Laki-laki uzur kelahiran 30 September 1960 itu dijumpai aparat dalam keadaan tak bernyawa.

“Diduga korban memiliki riwayat  penyakit dalam yaitu gangguan paru-paru,” kata Kapolres Lombok Utara, AKBP I Wayan Sudarmanta, S.IK., MH., melalui Kapolsek Pemenang, Iptu Lalu Eka Arya M, SH., MH., Rabu, 5 Januari 2022.

Dijelaskan, bahwa korban diketahui beberapa kali memeriksakan diri ke RSUP NTB. Korban bahkan diinformasikan sempat berwasiat kepada pihak sponsor, bahwa jika korban meninggal dunia, maka pengurusan jenazahnya akan dilimpahkan kepada pihak sponsor PT. Perwira, H. Damsiah.

BACA JUGA :  MotoGP Bawa Berkah, Ayam Bakar Taliwang Khas Pak Udin Laris Manis

Ditemukannya korban, sambung Eka Arya, tidak lepas dari informasi yang diterima. Dimana, salah satu saksi, Jamilah bersama suaminya, Mr. Wolfgang Gruber, pada Selasa pukul 8.30 WITA, datang ke apartemen untuk membesuk korban.

Keduanya kaget, karena setelah pintu kamar hotel yang tidak terkunci dibuka, saksi menjumpai korban dalam keadaan tidur telentang. Saksi kemudian meminta H. Damsiah melaporkan situasi itu ke Kepolisian terdekat. Hasil evakuasi menunjukkan, di bawah tempat tidur korban terdapat muntahan cairan berwarna hitam kemerahan.

“Setelah menerima laporan warga, kami langsung mendatangi TKP, kemudian melakukan olah TKP, melakukan identifikasi dan visum,” kata Kapolsek. Jenasah korban kemudian diangkut ke RS Bhayangkara untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Selain Kepolisian dan Tim Medis, pihak PT. Perwira juga ikut mengawal jenazah korban untuk dalam rangka dipulangkan ke negara asalnya. (red)

Artikel Terkait

Back to top button