Ekbis

Jelang MXGP, Pengusaha Hotel Diminta Tidak Menaikkan Tarif Hotel Terlalu Tinggi

Seputarntb.com – Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dan Wakil Bupati, Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd melakukan pertemuan bersama pengusaha hotel dalam rangka event Motocross Grand Prix (MXGP) pada Juni mendatang,  Rabu, 11 Mei 2022. Dalam pertemuan tersebut, diharapkan pengusaha hotel tidak menaikkan tarif kamar terlalu tinggi. Untuk memberikan kenyamanan bagi para tamu event internasional tersebut.

‘’Kami mengundang pemilik hotel. Terutama untuk enam hotel yang memang nantinya digunakan untuk penyelenggara, peserta dan kru. Yakni Hotel Seaside Cottage, Transit, Kaloka, Grand Samota, Grand Samawa dan 99 Balong. Itu sudah pasti untuk kru beserta pembalap sekitar 500 orang. Otomatis kita butuh 300 kamar yang sudah ready, walaupun 6 hotel ini mendapatkan 180 kamar. Yang 120 orang lagi kamar tinggal di kapal atau hotel terapung,’’ terang Wabup, Dewi Noviany yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu, 11 Mei 2022.

BACA JUGA :  Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Kasatker PJN I NTB: Media Mitra Strategis PJN

Terkait harga kamar, Pemkab berkepentingan agar tarifnya tidak dinaikkan melebihi batas kewajaran. Meskipun nantinya mereka para pembalap dan krunya yang akan membayar sendiri biaya penginapan kamar hotel dimaksud.

‘’Cuma kalau mahal dia mikir lagi. Tapi kalau harganya sesuailah dengan harga sekarang. Kalaupun naik, paling naik 10 persen hingga 30 persen. Jangan kebangetan, karena dia ikut-ikutan melihat MotoGP. Sementara ini motor cross yang peminat atau pengunjungnya berbeda dengan MotoGP,’’ terang Novi.

Pihaknya bersyukur, setelah dikomunikasikan dengan para pemilik hotel, mereka bersedia tidak akan menaikkan tarif kamar terlalu tinggi. Artinya masih dalam batas sewajarnya. Namun, jika ternyata dalam pelaksanaannya ternyata pemilik hotel melanggar kesepakatan ini, maka Pemkab bisa mengambil tindakan tegas dengan menghentikan izin operasional hotel yang membandel. (*)

Artikel Terkait

Back to top button