Ekbis

Gubernur Diminta Tinjau Ulang Rencana Kenaikan Tarif Penyeberangan Kayangan – Poto Tano

Seputarntb.com – Dinas Perhubungan Provinsi NTB menyetujui kenaikan tarif penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan Lombok Timur menuju Pelabuhan Poto Tano di Kabupaten Sumbawa Barat yang diusulkan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap). Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah juga telah menandatanganinya, berlaku per 1 Januari 2022.

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi NTB bereaksi sementara ini menolak kenaikan tarif penyeberangan Selat Sape ini, karena dianggap akan berdampak terhadap mata rantai ikutannya. “Kami bukan tidak setuju. Tapi kami minta ditinjau ulang kenaikan tarif penyeberangan ini,”  Kata Junaidi Kasum, ketua Organda NTB, Selasa, 28 Desember 2021.

Dinas Perhubungan NTB diharapkan tidak membuat gaduh lagi. Ditengah belum tuntasnya persoalan dibukanya sejumlah rute baru Damri secara tiba tiba dengan tarif murah.Harapannya soal itu dulu yang dituntaskan sebelum ke program yang lain lain. “Tuntaskan juga soal kenaikan tarif tiba tiba kapal cepat dari Kayangan Poto Tano, ” ujarnya.

BACA JUGA :  Sempat Alot, Musda KNPI NTB Tetapkan Baihaqi jadi Ketua

Seperti diketahui, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, H Lalu Moh Faozal secara terbuka telah menyampaikan penyesuaian tarif penyeberangan Kayangan – Poto Tano itu diatur melalui Surat Keputusan Gubernur NTB Nomor 550-776 Tahun 2021 dan Keputusan Direksi PT. ASDP IF (Persero) Nomor KD.130/OP.404/ASDP-2021 Tentang Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Kayangan – Poto Tano di Provinsi NTB. Penyesuaian tarif  kenaikannya 15 persen dan mulai diberlakukan 1 Januari 2022.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button