Ekbis

Dinas Pertanian Lotim Minta Distributor Tegas Terhadap Pengecer Pupuk di Atas HET

Seputarntb.com – Kepala Dinas Pertanian kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Abadi mengingatkan Distributor pupuk untuk mengambil sikap terhadap pengecer yang menjual pupuk bersubsidi dengan harga yang melambung tinggi di atas Harga Eceran Tertinggi.

Hal itu disampaikannya saat Hearing bersama Aliansi Patani Lombok Timur (APTA) Lotim di kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Lombok Timur (Bakesbangpol Lotim) terkait masalah pupuk bersubsidi yang dialami masyarakat setiap musim tanam tiba.

“Kami sudah berapa kali menemukan kejadian di lapangan, bahkan di beberapa kecamatan yang kami kunjungi, kami temukan masalah harga pupuk yang dibeli masyarakat petani di atas HET,” pungkasnya, Rabu (02/02)

Di bulan Januari kemarin, kata dia, dengan tegas menyatakan bahwa tidak percaya dengan pengecer, lantaran ketika ditanyakan soal harga pupuk subsidi pasti memberikan jawaban harga jualnya standar Rp. 225 ribu, sedangkan temuan kami di lapangan petani membeli pupuk ini dengan harga diatas harga standar HET.

BACA JUGA :  Tingkatkan Pengetahuan Seluruh SDI, Bank NTB Syariah Gelar Marketing Club 2022

“Ketika kami datangi pengecer menanyakan harga, jawaban pengecer standar Rp. 225 ribu harga jualnya. Namun setelah saya telusuri ke petani di sawah dan menanyakan berapa mereka beli dan jawabannya membeli dengan harga Rp. 300 – 350 ribu,” ujar H. Abadi dalam hearing tersebut.

Menurutnya, kalau petani membeli pupuk subsidi dengan harga yang begitu tinggi, ini namanya sangat keterlaluan. Sementara regulasi sekarang ini yang mengangkat dan memberhentikan pengecer itu adalah distributor, untuk itu distributor harus ambil sikap jika ada pengecer nakal.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button